Ev. Linaria

D/a: Angkabang RT.05, Numpang Sui Pinyuh 78353 – KalBar.

Shalom, puji dan syukur saya naikan kepada Tuhan Yesus. Perkenalkan, saya Evangelis Linaria. Saya memberikan kesaksian tentang pergumulan berat saya dalam melayani di kampung terpencil. Pergumulan saya bukan masalah makan dan minum. Baik adanya makan rebung, pakis hutan, paku hijau hutan, rotan muda, daun muda karet, sagu, jagung, daun kates atau pepaya itu semua sehat untuk dikonsumsi dari pada makanan yang berkolestrol yang mendatangkan macam-macam penyakit.

Pergumulan saya yang utama, saya sangat merindukan untuk pelayanan Tuhan ke depan menjadi lebih baik karena saya bertanggung jawab atas itu. Tidak hanya untuk pelayanan saja tetapi sekolah anak, kesehatan, dan masalah masa depan saya, suami dan anak-anak.

Pergumulan berikutnya, banyak tantangan, rintangan dan hambatan saat saya melayani ke desa-desa pedalaman. Adat istiadat yang masih sangat kuat, berhala besar-besaran, mantera-mantera, kuasa kegelapan, dan khususnya ketua berhala dan ketua adat bersepakat menghalangi masyarakat Dayak datang beribadah dan menyembah Tuhan. Sangat berat untuk memeranginya karena tidak hanya bertaruh sakit penyakit tetapi juga bertaruh nyawa dan nyawa keluarga. Banyak “kiriman” yang saya terima. Banyak kesulitan yang saya alami dengan keluarga. Tetapi saya percaya, Tuhan Yesus melindungi dan menyertai saya dan keluarga saya.

Pergumulan berikutnya kondisi saya yang miskin di pedalaman. Saya ingin sekali punya usaha mandiri supaya saya dapat menopang hidup saya dan juga pelayanan saya. Saya memilih untuk memberitakan Injil ke pedalaman untuk kemuliaan nama Tuhan dan menjadikan semua bangsa murid-Nya. Saya juga butuh dukungan untuk kelancaran penginjilan. Biarlah semua hanya untuk Tuhan saja. Saya ingin punya usaha ternak ayam di kampung. Tetapi saya tidak punya modal untuk membeli bibit ayam kampung. Saya ingin bangkit dari kesulitan ekonomi. Saya pernah diperlakukan tidak baik tetapi saya bisa lolos dari jeratan iblis dan saya tidak jatuh. Saya mohon Bapak dan Ibu bantu dan doakan apa yang saya dan keluarga perjuangkan di sini. Terima kasih, Tuhan Yesus Memberkati.