Pdm. Ratna, STh

D/a: GSDI Antek RT.05, Numpang Sui Pinyuh 78353 – KalBar.

Shallom. Saya mau menyampaikan kesaksian saya. Tiga bulan lalu ada hamba Tuhan di Kalimantan Barat namanya Pdt. Wilmince yang membantu saya memberikan dana untuk saya pulang pergi ke Alor, NTT untuk kubur mayat orangtua perempuan saya. Luar biasa, saya dikasih dana Rp.6.000.000,-. Saya pakai naik pesawat pergi pulang ke Alor NTT untuk urus mayat mama saya termasuk makan, minum, transportasi darat. Rupanya Ibu Pdt. Wilmince memang asli Alor NTT. Beliau melayani di pedalaman Kalimantan Barat pada 15 tahun lalu dan dibantu oleh Yaski sekitar tahun 2008 dengan Rp.200.000,-. Saya tidak tahu bagaimana ia bisa mengelola dana yang sedikit itu sampai punya rumah sederhana, 2 buah motor, ayam kampung beratus-ratus ekor. Pemasukan setiap hari Rp.500.000,- sampai Rp.638.000,-/hari. Lalu, beliau banyak membantuk hamba Tuhan lain, aktivis, Ev/Pdm/Pdt/Majelis Gereja di Kalimantan Barat dengan Rp.200.000,- per orang. Beliau pergi penginjilan di pulau Alor, kampung halamannya membantu para aktivis dan evangelis di sana, membangun usaha pengembangan ekonomi mandiri (UPEM).

Waktu saya pergi pulang ke Alor, tidak semua tapi ada hamba Tuhan tertentu di Alor menceritakan bahwa Ibu Pdt. Wilmince membantu mereka dengan dana Rp.200.000,-. Mereka membeli ayam kampung, kembangkan usaha dan kini ekonomi mereka terangkat dari segala kesulitan kebutuhan sehari-hari. Bisa makan minum, berobat, bisa tertolong bahkan tercukupi. Baru saya tau bahwa aktivis, evanjelis, Pdt/Pdm, semua dibantu oleh Yaski di Kalimantan. Malah pergi pelayanan ke provinsi lain untuk usaha ekonomi mandiri dan tersebar di seluruh bagian Indonesia. Saya adalah hamba Tuhan miskin di pedalaman dan tidak punya apa-apa. Saya sudah berhenti kerja di perkebunan kelapa sawit karena sakit sakitan. Saya mau usaha mandiri juga seperti hamba Tuhan lain, tolong bantu saya juga. Terima kasih.