Radio Heartline Mengusir Kesepian

Saya Rahmati (65 tahun) dan belum menikah. Saya tinggal sendiri di Apartemen Kapuk, Jakarta Barat. Semasa muda, bekerja sebagai guru bimbel dan menikmati pekerjaan tersebut. Namun, saya sudah tidak bekerja lagi dan semua kebutuhan saya disubsidi oleh Gereja Advent.

Puji Tuhan di masa pandemi ini tangan Tuhan selalu memelihara hidup saya. Sejak 3 bulan ini, saya tidak ibadah karena merasa hidup saya kurang bersemangat secara rohani. Walaupun saya senang memuji Tuhan, tetapi dalam keadaan ini saya mulai berfikir, dan diingatkan Tuhan untuk mendengar radio Heartline.

Dulu saya selalu mendengarkan radio ini, tetapi radio saya rusak jadi tidak bisa mendengarkannya lagi. Saya mencoba memakai radio yang rusak tersebut, sayangnya suaranya suka hilang dan tiba-tiba mati. Namun, Puji Tuhan walau suaranya kecil, saya masih dapat mendengarkan radio tersebut.

Lalu, saya mencoba sms kepada tim Heartline agar diberikan radio, karena saya pernah dengar beberapa bulan lalu ada pembagian radio. Puji Tuhan direspon dan akhirnya dikunjungi. Senang bisa kembali mendengar radio heartline, saya tidak kesepian lagi. Berbagai hiburan yang menguatkan iman, terutama puji-pujian yang menolong saya dalam kesedirian ini. Kiranya Heartline terus dipakai Tuhan untuk jadi berkat bagi semua pendengarnya, Tuhan Yesus memberkati. Amin.  

Leave a Reply

Your email address will not be published.