Berdiri Teguh

Salam dalam Kasih Kristus,

Saya hendak menyampaikan kesaksian tentang pelayanan yang Tuhan percayakan pada saya. Setiap orang yang dipanggil oleh Tuhan melayani harus sungguh-sungguh mempersiapkan diri secara matang, karena berbagai hal harus dihadapi. Kelaparan, berbagai sakit penyakit yang hanya menantikan waktunya sembuh atau mati, karena tidak bisa berobat. Kemiskinan dan kesusahan hidup juga menjadi tantangan yang berat bagi hamba Tuhan.

Pertanyaannya adalah; apakah ia dapat bertahan dengan setia ataupun malah meninggalkan pelayanan dan bahkan Tuhan? Setiap hamba Tuhan diharuskan tegak dan teguh berdiri dan bertahan dalam menghadapi kesulitan-kesulitan itu. Kalau seseorang belum terpanggil, lebih baik jangan memaksakan untuk terjun dalam dunia pelayanan di pedalaman.

Hal-hal diatas sudah menjadi makanan saya sehari-hari selama 26 tahun melayani di pedalaman. Tetapi puji Tuhan ada tim pelayanan YASKI yang membantu dalam doa dan usaha untuk kami, sehingga kami lebih merasa diperhatikan saat kami dalam keadaan susah maupun senang. Saat ini kami memohon bantuan YASKI untuk membantu kami memiliki usaha kemandirian bercocok tanam sayur-sayuran agar dapat menopang kehidupan kami dan perjalanan pelayanan kami disini.

Terima kasih atas segala perhatian dan kerjasamanya untuk membantu kami para hamba Tuhan di pedalaman ini. Tuhan Yesus memberkati.

Kembali ke Jalan-NYA

Salam damai dalam Tuhan Yesus,

Sama halnya dengan hamba-hamba Tuhan lain di pedalaman yang juga mengalami kesusahan, begitu pula dengan kehidupan saya. Setiap harinya saya harus ke hutan untuk mencari sisa air getah karet yang kering hingga jam 3 sore, kemudian saya menjualnya yang laku hanya kira-kira Rp.20.000,- saja dan itupun tidak selalu sama setiap harinya. Hasilnya tersebut saya gunakan untuk membeli jagung untuk makan di rumah. Begitulah keadaannya. Hingga suatu hari, ada orang kepercayaan lain yang menolong saya dalam kebutuhan sehari-hari sehingga saya berkecukupan. Tetapi, pada saat itu pula saya meninggalkan iman saya pada Tuhan Yesus dan mengikut kepercayaan orang tersebut. Selama kurang lebih 1 tahun saya menjalaninya. Saya kemudian diberikan air minum yang sudah diberikan baca-bacaan dari kepercayaan itu tetapi saya menolaknya. Saya rasa Roh Kudus masih bekerja dalam hidup saya, Ia memberikan kegelisahan dalam hati saya ketika saya sudah jauh menyimpang.

Pada tanggal 20 September yang lalu, ada team gabungan Hamba Tuhan yang mampir ke tempat tinggal saya dan mereka mengingatkan saya. Mereka telah Tuhan pakai untuk memperbaharui hati saya agar segera bertobat dan berbalik. Akhirnya saya sungguh-sungguh bertobat dan mohon ampun kepada Tuhan atas kebodohan yang telah saya lakukan. Tidak hanya itu, tetapi mereka juga memperhatikan saya dengan memberikan bantuan-bantuan berupa sembako, pakaian, dan bahan makanan yang lain. Mereka juga menceritakan tentang pelayanan Misi YASKI yang dapat membantu para Hamba Tuhan.

Pada akhirnya saya kembali melayani dan pindah ke tempat ini yaitu di Gowa Boma. Saya berharap kejadian itu tidak terulang kembali. Saya juga memohon bantuan dari YASKI kiranya dapat menolong saya dengan bantuan usaha mandiri untuk ternak ayam kampung agar saya dapat menghidupi keperluan hidup sehari-hari dan untuk pelayanan saya. Saya mohon bantuan dari YASKI. Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati.

Ditolong untuk Menolong

Saya Pdt. Amos yang pernah menerima bantuan dana usaha mandiri dari YASKI pada 6 tahun yang lalu, sekarang sudah berhasil pelihara sapi dan sudah menjual 5 ekor dengan harga Rp.15.000.000,- per ekornya, sehingga total yang saya peroleh Rp.75.000.000,- karena harga sapi sedang anjlok, yang sebenarnya Rp.21.000.000,- per ekornya.

Tetapi puji Tuhan saya termasuk hamba Tuhan yang berhasil di pedalaman, berhasil dalam usaha ternak sapi dan seluruh kebutuhan kami sekeluarga, termasuk untuk pelayanan telah teratasi dengan berlimpah. Anak bisa sekolah di kota, bisa berobat ketika sakit, dan lainnya.

Saya juga menolong teman-teman hamba Tuhan lain di pedalaman untuk pelihara babi, ayam, bebek, menanam cabe walau tidak banyak. Masih ada dua ekor sapi yang akan jual. Saya juga sadar bahwa banyak orang dibantu, hanya beberapa orang yang sadar berikan laporan dan ucapkan terima kasih kepada Yaski. Saya sendiri mengucapkan terima kasih banyak kepada Yaski bahwa karena bantuannya, saya sudah tertolong dalam ekonomi. Tuhan memberkati.

Berkembang Tiada Henti

Bersama dengan surat ini, saya sebagai Penginjil keliling dan juga mengembalakan jemaat miskin di pedalaman yang menerima bantuan dana usaha mandiri ekonomi dari Yaski, langsung saya beli 2 ekor bibit babi betina dan dikawinkan dengan babi jantan milik orang lain. Dua kali berturut-turut berkembang biak menjadi 11 ekor, lalu dijual Rp.200.000,- x 11 ekor menjadi Rp.2.200.000,-.

Puji Tuhan sudah mulai bisa mengatasi masalah kesulitan ekonomi dalam keluarga dan di dalam pelayanan tetapi modal induk babi terus berputar; maksudnya terus berkembang biak. Untuk itu saya sangat yakin bahwa ekonomi saya telah terangkat dan pulih dan saya pun akan membantu hamba Tuhan lain, terutama hamba Tuhan lain dalam segala kesusahan.

Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Yaski yang telah menolong saya. Tuhan Yesus memberkati.

– Halaman 07 –