Radio Heartline Mengusir Kesepian

Semasa muda, bekerja sebagai guru bimbel dan menikmati pekerjaan tersebut. Namun, saya sudah tidak bekerja lagi dan semua kebutuhan saya disubsidi oleh Gereja Advent.

Puji Tuhan di masa pandemi ini tangan Tuhan selalu memelihara hidup saya. Sejak 3 bulan ini, saya tidak ibadah karena merasa hidup saya kurang bersemangat secara rohani. Walaupun saya senang memuji Tuhan, tetapi dalam keadaan ini saya mulai berfikir, dan diingatkan Tuhan untuk mendengar radio Heartline.

Dulu saya selalu mendengarkan radio ini, tetapi radio saya rusak jadi tidak bisa mendengarkannya lagi. Saya mencoba memakai radio yang rusak tersebut, sayangnya suaranya suka hilang dan tiba-tiba mati. Namun, Puji Tuhan walau suaranya kecil, saya masih dapat mendengarkan radio tersebut.

Lalu, saya mencoba sms kepada tim Heartline agar diberikan radio, karena saya pernah dengar beberapa bulan lalu ada pembagian radio. Puji Tuhan direspon dan akhirnya dikunjungi. Senang bisa kembali mendengar radio heartline, saya tidak kesepian lagi. Berbagai hiburan yang menguatkan iman, terutama puji-pujian yang menolong saya dalam kesedirian ini. Kiranya Heartline terus dipakai Tuhan untuk jadi berkat bagi semua pendengarnya, Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Bersyukur di Tengah Pengharapan

Saya bercerita tentang kesusahan saya. Saya tidak bisa membayar kontrakan saya. Kontrakan tempat saya tinggal sangat sempit dan mungkin menurut orang-orang ini sudah tidak layak ditempati lagi karena terlalu kumuh.

Saya sudah tidak bekerja lagi dalam beberapa bulan sejak covid-19 ini melanda. Saya tidak tahu lagi harus bagaimana. Disaat seperti ini saya hanya bisa berseru dan berharap sama Tuhan Yesus. Kesusahan saya sekarang ini tidak hanya tempat tinggal yang tidak bisa saya bayar, tetapi juga kesulitan hidup hari-hari. Setelah saya berbicara dengan tim Heartline, saya mendapat kekuatan baru. Saya diberikan pandangan untuk dimampukan melewati semua keadaan ini. Serahkan segala kekuatiran kepada Tuhan Yesus.

Tim Heartline radio dari Tangerang akhirnya berkunjung untuk melihat keadaan saya dan istri. Puji Tuhan, diberikan bantuan berupa beras 5 kg, minyak goreng dan mie instan. Bagi saya ini sudah lebih dari cukup. Dikunjungi saja sudah menguatkan saya. Saya bersyukur siaran Heartline FM terutama program rohani setiap malam sampai menjelang pagi, sangat menguatkan iman saya dan membuat saya memahami isi hati Tuhan. Terima kasih Heartline. Tuhan Yesus selalu menyertai pelayanannya.

Radio Heartline yang Menguatkan

Setiap malam saya selalu mendengarkan acara program rohani dari Radio Heartline, khususnya program Sharing and Prayer. Waktu lalu saya mengalami sakit syaraf, sampai saya tidak bisa bangun dari tempat tidur, saya hanya bisa berdoa kepada Tuhan untuk sakit saya ini. Tidak ada yang menolong saya, bahkan suami pun tidak membantu saya. Suami saya jarang pulang dan punya perempuan lain. Saya tinggal hanya bersama anak saya. Pergumulan saya untuk keluarga saya supaya tetap bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anak dan bisa sembuh dari sakit ini.

Saat saya mendengarkan program Sharing and Prayer, saya memberanikan diri untuk menelepon tim konseling Heartline untuk minta dukungan doa atas sakit yang saya alami. Puji Tuhan, tidak berapa lama ada perubahan di sakit saya. Saya merasa badan lebih enak dan seperti sudah pulih. Saya mengucap syukur kepada Tuhan Yesus melalui pelayanan radio Heartline, saya semakin dikuatkan dan dihiburkan. Dan saya meminta dukungan doa untuk pergumulan terutama untuk suami yang kadang tidak pulang dan kurang bertanggung jawab atas semua kebutuahan keluarga tetapi saya percaya Tuhan pasti buka jalan atas semua ini. Radio Heartline-lah yang menghibur dan menguatkan kami. Terima kasih untuk pelayanan dan kepedulian dari Radio Heartline terhadap kebutuhan kami, kiranya Tuhan memberkati pelayanan Heartline. Amin.

Bersyukur untuk Penyertaan-Nya

Rasa syukur kepada Tuhan yang telah mengaruniakan anak perempuan kepada keluarga ini. Kondisi Ibu Heni sekarang ini masih dalam proses pemulihan pasca melahirkan. Suatu kebahagiaan tersendiri saat melihat wajah Ibu Heni dan keluarga.

Di tengah pandemi ini juga mengubah kehidupan keluarganya. Sang suami terpaksa harus berhenti bekerja dan belum mendapatkan pekerjaan baru lagi. Demi memenuhi kebutuhan keluarga setidaknya untuk bisa makan, Bu Heni dan suami menjual barang-barang yang ada di rumah. Televisi, kulkas, dan peralatan rumah tangga lainnya sudah tidak ada lagi. Hanya tersisa satu kasur tipis untuk Bu Heni dengan anak-anak tidur serta satu lemari untuk menaruh pakaian. Bahkan sepeda motor yang masih kredit terpaksa ditarik oleh leasing karena tidak mampu membayar.

Meskipun keadaan keluarganya seperti itu, Bu Heni tidak pustus asa dan tetap percaya akan pemeliharaan Tuhan untuk keluarganya. Saat tim Heartline Peduli mengunjungi keluarga ini, Bu Heni sangat senang dan keluarganya dikuatkan. Tim HL Peduli memberikan bantuan kebutuhan dapur seperti mie instan, minyak Goreng dan beras. “Di situasi inilah radio Heartline menjadi teman setia, menguatkan iman dan menjadi penghibur kami sekeluarga”, tukas Bu Heni.

Terus Bertumbuh di Dalam Tuhan

Bu Datik tinggal bersama Oma Buno dan saudaranya di rumah yang sederhana. Keluarga ini dulunya masih berbeda keyakinan dan Puji Tuhan sekarang sudah percaya kepada Tuhan Yesus. Mereka dilayani oleh sukarelawan Heartline yang bernama Ibu Merry (kedua dari kiri). Sejak percaya Yesus, Ibu Datik memiliki iman yang terus bertumbuh dan setia kepada Tuhan Yesus. Jauh sebelumnya, Ibu Merry telah memberikan satu unit radio kepada Ibu Datik sehingga sebelum diadakan kunjungan dari Tim HL Peduli ini, ia telah mendapat kekuatan dan penghiburan melalui radio. Ibu Merry selama ini membimbingnya dan mengarahkan pertumbuhan iman Ibu Datik beserta keluarga kepada Tuhan Yesus.

Radio Heartline sebagai teman yang setia buat Ibu Datik untuk mendengarkan firman Tuhan. dalam setiap program rohani yang diudarakan melalui radio Heartline, Ibu Datik semakin belajar kuat, bertumbuh dan semakin mengenal kasih Tuhan dalam hidupnya. Ibu Datik bersyukur dari tim membagikan sedikit keperluan buat keluarga bu Datik seperti 5 kg beras, mie instan dan 2 liter minyak goreng. Kebutuhan ini sangat membantu untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.

Pemeliharaan Tuhan Dalam Kegelapan

“Meskipun saya tidak bisa melihat lagi, tetapi Tuhan masih memelihara hidup saya bersama istri dan kedua anak saya. Pergumulan saya, anak saya yang perempuan yang bernama Ester yang memiliki kelainan pada jantungnya sejak kecil. Namun saya tidak putus asa, saya percaya Tuhan punya rencana dalam hidup saya. Saya senang ada program rohani di Radio Heartline. Program rohani ini sangat membangun dan saya semakin memahami isi Firman Tuhan. Bahkan program rohani ini membuka wawasan saya sebagai orang awam dalam memahami Firman Tuhan, terutama dalam menghadapi anak saya seperti saat kondisinya seperti ini. Saya bersyukur untuk setiap Firman Tuhan yang disampaikan yang menguatkan iman saya, dimana harus selalu bergantung kepada Tuhan Yesus. Saya ucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan dari YASKI dan Heartline FM karena di tengah kondisi yang sulit ini saya mendapatkan berkat berupa beras, mie instan dan minyak goreng. Kiranya Tuhan senantiasa memberkati pelayanannya. Amin!”

Pemeliharaan Tuhan Dalam Kesendirian

“Istri saya sudah lama dipanggil Tuhan ke Surga. Dalam kesendirian, saya belajar selalu mengandalkan Tuhan. Saya ada sampai sekarang ini karena kemurahan Tuhan. Saya tidak punya penghasilan, namun pemeliharaan Tuhan selalu nyata dalam hidup saya. Ketika tidak ada makanan, tiba-tiba di pagar rumah selalu ada makanan yang digantungkan untuk saya makan. Saya terharu karena Tuhan begitu baik sekali dalam hidup saya. Saya juga bersyukur dengan Radio Heartline yang selalu menemain saya dengan setia, terutama dengan program siaran dari Dr. David Jeremiah, dimana pengajarannya menguatkan dan meneguhkan iman saya. Saya juga bersyukur kalau team Heartiline memberikan bantuan bagi saya, berupa beras 5 Kg, mie instan dan 2 kg minyak goreng. Saya sangat berterima kasih untuk apa yang diberikan. Kiranya Tuhan memberkati pelayanan dari YASKI dan Radio Heartline. Amin.”

Mendapat Berkat dari Mendengarkan Radio

Radio Heartline menjadi teman yang setia yang selalu menemani dan menghiburnya. Ibu Marice mendapatkan berkat dari setiap ia mendengarkan siaran rohani yang membangun imannya. Ia mengatakan bahwa program rohani yang Ia dengar memberikan pemahaman tentang bagaimana dosa seorang anak yang tidak ditanggungkan lagi kepada orang tuanya, dan Ia baru paham dan mengerti tentang dosa itu sediri. Ia bersyukur kepada Tuhan untuk program rohani yang disiarkan sangat jelas dan membuat iman bertumbuh dan mengenal pribadi Allah lebih dalam lagi. Ibu Marice sangat diberkati dengan siaran dan program rohani yang disiarkan di Heartline. Dan Ia bersyukur untuk iman yang semakin dikuatkan oleh Tuhan. Amin.

Kemampuan Dalam Keterbatasan

Tetapi sebagai orang yang memiliki keterbatasan, juga dipercaya Tuhan untuk memimpin sebuah komsel dimana saya bergereja. Saya bersyukur sejak saya sakit dan tidak bisa meliat lagi, Tuhan berikan saya kemampuan untuk pijat refleksi, dan dari sinilah Tuhan buka jalan untuk saya dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun sayangnya sejak ada covid19 ini penghasilan saya sudah sangat menurun. Dalam keadaan bingung, saya hanya bisa mengandalkan Tuhan. Puji syukur Radio Hearline selalu menguatkan iman saya terutama melalui siaran Titik Balik, dimana pengajarannya yang luar biasa untuk pertumbuhan iman saya dan juga keluarga.

Saya juga bersyukur untuk perhatian yang diberikan oleh tim dari YASKI dan Radio Heartline yang sangat membantu keluarga kami di sini. Tuhan Yesus memberkati selalu, Amin.”

– Halaman 2 –