Kunjungan Heartline dan Siaran Bersama di Sitanala

Kunjungan Heartline dan Siaran Bersama di Sitanala

Pada Minggu, 8 Maret 2026, tim Yayasan YASKI dan Heartline FM bersama tamu dari FEBC Australia melakukan kunjungan ke Gereja POUK Maranatha di Sitanala. Kunjungan ini menjadi kesempatan yang istimewa untuk menjumpai para pendengar setia Heartline sekaligus mengajak mereka merasakan pengalaman siaran langsung yang biasanya hanya mereka dengarkan melalui radio.

Gembala jemaat, Pdt. Ruben, mengungkapkan sukacitanya atas kunjungan tersebut. Ia mengatakan bahwa sebagian besar jemaat di Gereja POUK Maranatha merupakan pendengar setia Heartline. Karena itu, kehadiran tim Heartline di tengah jemaat membuat mereka merasa semakin dekat dengan pelayanan radio yang selama ini setia menemani kehidupan rohani mereka.

Kunjungan Heartline dan Siaran Bersama di Sitanala

Dalam kunjungan tersebut, tim mengikuti ibadah bersama jemaat sebelum kemudian mengadakan siaran langsung dari lokasi gereja menggunakan OB Van Heartline. OB Van (Outside Broadcast Van) adalah mobil siaran yang dilengkapi dengan peralatan studio radio sehingga penyiar dapat melakukan siaran langsung dari luar studio. Penyiar Heartline, Chandra, memandu siaran tersebut dan mengajak beberapa jemaat untuk berbagi cerita serta kesaksian mereka sebagai pendengar setia.

Suasana menjadi sangat hangat dan penuh antusias. Banyak jemaat merasa senang karena untuk pertama kalinya mereka dapat melihat langsung proses siaran Heartline yang selama ini hanya mereka dengarkan melalui radio. Kehadiran tim Heartline dan kesempatan untuk ikut terlibat dalam siaran langsung menjadi pengalaman yang berkesan bagi jemaat.

Melda, salah satu jemaat, dengan penuh semangat menceritakan bahwa ia hampir 24 jam mendengarkan Heartline. Baginya, Heartline sudah menjadi teman yang menemani kesehariannya. Melalui lagu-lagu rohani dan firman Tuhan yang disiarkan, ia merasa dikuatkan dan diingatkan akan kasih Tuhan dalam setiap aktivitasnya.

Kesaksian juga datang dari Pak Martin dan Pak Engsun. Mereka menceritakan bahwa siaran Heartline menjadi penguat bagi mereka ketika sedang mengalami sakit. Melalui pujian dan firman Tuhan yang mereka dengarkan, mereka mendapatkan kekuatan dan pengharapan. Kini setelah mereka sembuh, keduanya tetap setia mendengarkan Heartline sebagai bagian dari kehidupan rohani mereka.

Tidak hanya dari kalangan orang tua, jemaat pemuda juga merasakan berkat dari siaran Heartline. Salah seorang pemuda membagikan bahwa siaran rohani Heartline di pagi hari sering menjadi pemandu baginya untuk memulai hari. Melalui renungan dan pujian yang diputar, ia merasa dikuatkan secara rohani sebelum menjalani aktivitasnya.

Sebagian besar jemaat juga menyampaikan bahwa mereka sangat menyukai pujian-pujian rohani yang selalu diputar di Heartline. Lagu-lagu tersebut menjadi penghiburan, penguat iman, dan pengingat akan kasih Tuhan dalam setiap situasi kehidupan.

Kunjungan ini menjadi momen yang penuh sukacita, baik bagi tim YASKI dan Heartline maupun bagi jemaat Gereja POUK Maranatha. Pertemuan secara langsung ini semakin mempererat hubungan antara Heartline dan para pendengarnya, serta menjadi pengingat bahwa melalui radio, Tuhan terus menjangkau dan menguatkan banyak orang.