HUT YASKI ke-56 — Rooted in Wisdom, Rising in Action

HUT YASKI ke-56 — Rooted in Wisdom, Rising in Action

Perayaan Hari Ulang Tahun ke-56 YASKI berlangsung dengan penuh sukacita dan ucapan syukur. Acara dimulai dengan ibadah syukur yang menjadi ungkapan terima kasih atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan pelayanan YASKI selama lebih dari lima dekade. Firman Tuhan disampaikan oleh Bapak Wignyo Tanto, yang meneguhkan kembali arah pelayanan melalui tema tahun ini: Rooted in Wisdom, Rising in Action. Beliau mengingatkan bahwa pelayanan yang bertahan dan berdampak harus berakar pada hikmat Tuhan dan diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa terang bagi banyak orang.


Usai ibadah, acara berlanjut ke sesi gala dinner. Suasana makan malam penuh kehangatan ini semakin istimewa dengan penampilan musik dari Ian, pemenang Sing For Nation 2025, yang mengiringi para undangan menikmati jamuan malam. Melalui suara dan musiknya, malam itu terasa semakin intim dan penuh sukacita.

Salah satu momen yang paling menyentuh adalah pemberian penghargaan kepada para karyawan yang telah mengabdi dalam pelayanan YASKI selama bertahun-tahun. Mereka adalah pribadi-pribadi yang bekerja dengan setia di balik layar, bertahan dalam tantangan, dan terus melayani dengan hati. Tepuk tangan meriah sebagai bentuk apresiasi memenuhi ruangan saat nama demi nama dipanggil—menghadirkan rasa bangga, haru, dan ucapan syukur atas kesetiaan mereka.

Sebagai penutup, Bobby Febian membawakan persembahan pujian yang menjadi penegasan bahwa segala yang telah berlangsung dan dicapai YASKI hanya karena kasih dan anugerah Tuhan. Lagu-lagu yang dilantunkan bukan hanya hiburan, tetapi menjadi doa dan deklarasi iman bagi perjalanan ke depan.


Memasuki usia ke-56, YASKI terus berkomitmen menjadi saluran berkat bagi bangsa, menjangkau lebih banyak jiwa, serta memperluas pelayanan melalui media, pendidikan, dan dukungan terhadap hamba Tuhan di berbagai daerah. Dengan akar yang kuat dalam hikmat Tuhan dan langkah yang teguh dalam tindakan, YASKI melanjutkan misinya dengan keyakinan bahwa Tuhan yang memulai, adalah Tuhan yang menyempurnakan.