Workshop Seni Berbicara Naratif untuk Pewartaan

Workshop Seni Berbicara Naratif untuk Pewartaan

Yayasan YASKI – Pada Jumat, 1 Mei 2026, YASKI bersama Radio Heartline Lampung menghadirkan kegiatan workshop “Seni Berbicara Naratif untuk Pewartaan” di Raja Kuring Resto, bertujuan memperlengkapi para pelayan Tuhan dalam pelayanan komunikasi dan pewartaan.

Workshop yang dipandu langsung oleh Direktur Heartline Network, Jose Marwoto, yang membagikan berbagai prinsip komunikasi praktis. Melalui materi tentang storytelling, teknik membangun hook, dan public speaking, tiap peserta diajak memahami bagaimana pesan firman Tuhan dapat disampaikan dengan lebih hidup dan menyentuh hati pendengar.

Dalam sesi tersebut, peserta belajar bahwa pewartaan bukan hanya soal menyampaikan isi pesan, tetapi juga bagaimana bercerita menghadirkan pengalaman yang dapat dirasakan oleh jemaat maupun pendengar. Sebuah cerita sederhana dapat menjadi jembatan menuju kebenaran firman, sementara cara berbicara yang tepat mampu membuat pesan lebih mudah diterima dan diingat.

Antusiasme peserta terlihat dari berbagai tanggapan yang disampaikan sepanjang kegiatan berlangsung.

Pdt. Dany Salim dari Persekutuan Doa Glory Ministry menyampaikan rasa syukurnya atas materi yang diberikan. “Workshop ini sangat berguna bagi para hamba Tuhan. Kami mendapat pengetahuan baru bagaimana membawakan kotbah dan renungan agar jemaat pendengar antusias, dan firman yang disampaikan benar-benar mengena di hati.” katanya dengan bersemangat.

Hal serupa juga disampaikan Pdt. Rafles dari GPdI Agape Teluk Betung. “Berharap workshop ini bisa diagendakan kembali, khususnya untuk melengkapi para calon hamba Tuhan di gereja. Ini adalah bekal pelayanan yang sangat berharga.” Tegasnya pula.

Sementara itu, Ev. Dr. Wisnu Kristanto, M.Pd., dosen STT Syalom Bandar Lampung, mengaku sangat diberkati melalui workshop tersebut. Ia bahkan berharap materi serupa dapat dibagikan juga di lingkungan kampus agar dosen dan mahasiswa semakin diperlengkapi dalam pelayanan dan pewartaan.

Bagi Santy Nababan, Perwakilan Perkantas Lampung, workshop ini memberikan pemahaman baru bahwa menyampaikan renungan firman Tuhan kepada mahasiswa dan generasi muda membutuhkan pendekatan komunikasi yang tepat agar pesan dapat diterima dengan baik.

Pdt. Stefanus Wardoyo dari LPMI Lampung pun menyampaikan antusiasmenya sejak pertama kali mendengar informasi mengenai kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan seperti ini menjadi bekal yang sangat penting untuk menjangkau masyarakat luas dengan kabar baik secara lebih relevan dan membumi.

Workshop ini menjadi pengingat bahwa firman Tuhan yang hidup perlu disampaikan dengan cara yang mampu menjangkau hati manusia. Ketika pewartaan dikemas dengan hangat, komunikatif, dan penuh empati, pesan yang disampaikan tidak hanya didengar, tetapi juga dapat membawa dampak dalam kehidupan pendengarnya.

Melalui kegiatan ini, YASKI dan Radio Heartline Lampung terus berkomitmen menjadi media yang tidak hanya menyampaikan suara, tetapi juga menghadirkan penguatan, pengharapan, dan inspirasi bagi masyarakat.

Dukungan doa dan partisipasi dari para sahabat sangat berarti agar pelayanan ini dapat terus berjalan dan menjadi berkat bagi gereja, generasi muda, keluarga, serta masyarakat luas. Bersama, kita dapat mengambil bagian dalam menghadirkan firman Tuhan yang relevan, menguatkan, dan membawa perubahan hidup bagi banyak orang.

YoH/ii-iv/ 0526