YASKI – “Kami tidak hanya ingin berkhotbah di mimbar, tetapi juga membantu jemaat memiliki kehidupan yang lebih baik.” Kerinduan itulah yang terus hidup di hati Pdp. Alwi Jar Kasih Gulo, saat melayani di Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kepulauan Mentawai.
Sejak tahun 2023, Pdp. Alwi merintis sebuah persekutuan kecil yang saat itu hanya terdiri dari tiga keluarga. Dengan setia ia mengunjungi rumah-rumah warga, membangun persahabatan, memberitakan Injil, dan mendampingi mereka bertumbuh dalam iman, dan Tuhan menambahkan jiwa-jiwa sehingga jemaat yang dilayani telah berkembang menjadi sebelas keluarga. Jemaat yang hidupnya sebagian besar dalam keterbatasan ekonomi, persembahan mingguan gereja berkisar antara Rp50.000 – Rp80.000, jumlah yang belum memungkinkan untuk menopang kebutuhan keluarga gembala sekaligus pelayanan gereja.
Di tengah pergumulan itu, Pdp. Alwi tidak menyerah. Ia berdoa agar Tuhan membuka jalan sehingga ia dapat tetap melayani tanpa membebani jemaat. Setelah melihat potensi di daerahnya, ia menyadari bahwa peternakan babi memiliki peluang yang baik karena menjadi kebutuhan masyarakat dan bagian dari berbagai kegiatan adat di Mentawai.
Melalui Program APGRA, Yayasan YASKI memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp5.000.000 pada pertengahan tahun 2025. Modal tersebut digunakan untuk membeli lima ekor anak babi sebagai langkah awal membangun usaha peternakan. Setiap hari, di sela-sela menggembalakan jemaat, mempersiapkan khotbah, melakukan kunjungan pastoral, dan melayani kebutuhan warga, Pdp. Alwi tetap merawat ternaknya. Ia memberi makan pagi dan sore, membersihkan kandang, serta memastikan ternaknya tetap sehat.
Kerja keras itu tidak sia-sia
Beberapa bulan kemudian, ternak tersebut berkembang dengan baik, bahkan mulai berkembang biak. Pada Maret 2026, sebagian ternaknya berhasil dijual sehingga memberikan tambahan penghasilan yang membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menopang pelayanan.
Namun, yang paling membahagiakan bukanlah hasil penjualannya. Pdp. Alwi memiliki mimpi agar berkat yang diterimanya tidak berhenti pada dirinya sendiri. Dari hasil pengembangan peternakan, ia mulai membagikan anak-anak babi kepada beberapa keluarga jemaat untuk dipelihara. Tidak hanya memberikan ternak, ia juga mendampingi mereka belajar beternak, mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan, hingga pengelolaan kandang.
Kini, pelayanan yang dilakukan bukan hanya memberitakan Injil melalui firman, tetapi juga menghadirkan harapan melalui pemberdayaan ekonomi. Jemaat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, sementara gereja semakin menjadi terang yang membawa dampak bagi masyarakat sekitarnya.
Inilah yang menjadi kerinduan Yayasan YASKI. Setiap dukungan yang diberikan kepada hamba Tuhan bukan sekadar memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi menjadi benih yang bertumbuh, menghasilkan dampak, dan memberkati lebih banyak orang.
Bersama YASKI, Hadirkan Dampak yang Lebih Luas
Masih banyak hamba Tuhan di pelosok Indonesia yang melayani dengan setia di tengah berbagai keterbatasan. Melalui dukungan Anda, mereka dapat terus memberitakan Injil sekaligus menghadirkan perubahan nyata bagi keluarga dan jemaat yang mereka layani.
Mari ambil bagian dalam pelayanan ini. Setiap doa, dukungan, dan donasi yang Anda berikan dapat menjadi awal lahirnya kisah-kisah transformasi berikutnya.
LR-H/i/ii/0726


