YASKI – Kemampuan berbicara di depan publik bukan hanya tentang menyampaikan kata-kata, tetapi juga tentang keberanian untuk bersuara, membagikan pengalaman, dan menunjukkan potensi yang dimiliki. Melalui Training Public Speaking untuk Semua, Yayasan YASKI membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan komunikasi dan membangun kepercayaan diri.

Tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk tampil berbicara di depan banyak orang. Bagi penyandang disabilitas, tantangan yang dihadapi sering kali bukan hanya mengenai kemampuan berbicara, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan potensi dan membangun rasa percaya diri.
Melihat kebutuhan tersebut, Yayasan YASKI menghadirkan kegiatan Training Public Speaking untuk Semua pada 24 Juli 2026 di Gedung Yayasan Kasih Bersaudara, Jakarta.
Kegiatan yang diikuti oleh peserta secara luring maupun daring ini merupakan bagian dari pelayanan Onsite YASKI yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pelatihan yang membangun kapasitas, meningkatkan keterampilan, dan membuka peluang untuk berkarya.
Membekali Peserta dengan Keterampilan Public Speaking
Dalam pelatihan ini, Yayasan YASKI bekerja sama dengan PT Sarana Disabilitas Cemerlang (SDC) untuk memberikan pembekalan praktis mengenai kemampuan berbicara di depan umum.

Peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari:
- Teknik vokal dan artikulasi.
- Cara membangun rasa percaya diri.
- Latihan menjadi Master of Ceremonies (MC).
- Teknik presentasi yang efektif.
- Cara membangun hubungan dengan audiens.
Pelatihan ini dipandu oleh Jose Marwoto, Direktur Heartline Network, yang membagikan pengalaman panjangnya di dunia penyiaran dan komunikasi publik.
Melalui metode yang interaktif, peserta diajak memahami bahwa public speaking bukanlah kemampuan yang hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu, melainkan keterampilan yang dapat dipelajari melalui latihan dan proses yang konsisten.
Public Speaking Membuka Ruang untuk Bersuara
Bagi sebagian orang, berdiri di depan publik mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi penyandang disabilitas, kesempatan tersebut dapat menjadi langkah besar untuk menunjukkan kemampuan dan membangun kepercayaan diri.

Salah satu peserta, Mawar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa pelatihan ini menjadi jawaban atas impian yang sudah lama ia miliki.
“Acaranya seru. Saya sangat diberkati karena dulu pernah bermimpi menjadi seorang speaker, dan akhirnya sekarang mendapat kesempatan untuk mendapatkan ilmu baru. Saya juga berani menceritakan pengalaman hidup saya di depan orang lain.”
Menurut Mawar, pelatihan seperti ini sangat berarti karena memberikan ruang bagi teman-teman disabilitas untuk terus berkembang.
“Saya berharap ke depan ada lagi acara seperti ini dan Yayasan YASKI terus memperhatikan teman-teman disabilitas.”
Keberanian untuk berdiri dan membagikan pengalaman hidup menjadi bukti bahwa setiap orang memiliki cerita dan kontribusi yang berharga bagi lingkungan sekitarnya.
Belajar Teknik Berbicara yang Lebih Baik
Peserta lainnya, Beni Rahadi (Didi), mengapresiasi materi yang diberikan selama pelatihan.
Menurutnya, penyampaian materi yang mudah dipahami membuat peserta dapat langsung mempraktikkan ilmu yang diperoleh.
“Penyampaian materi dari Pak Jose sangat mudah saya mengerti. Banyak ilmu yang saya dapatkan dan akan saya terapkan, terutama latihan mengolah napas atau diafragma agar saat berbicara bisa lebih baik.”
Melalui latihan sederhana seperti teknik pernapasan, peserta belajar bahwa kualitas komunikasi dapat terus ditingkatkan melalui proses latihan.
Membangun Komunikasi yang Efektif
Sementara itu, Susan Yofahaba melihat pelatihan ini sebagai bekal penting untuk membangun komunikasi yang lebih efektif.
Ia menjelaskan bahwa materi yang diberikan membantu peserta memahami bagaimana menyampaikan pesan secara terstruktur.
“Saya mendapatkan banyak masukan tentang bagaimana membangun komunikasi yang baik di depan publik, mulai dari pembukaan, menyampaikan inti pesan, sampai bagaimana memberikan solusi.”
Susan berharap semakin banyak penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan serupa.
Pelayanan Onsite YASKI Memberdayakan Masyarakat
Bagi Yayasan YASKI, setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Melalui pelayanan Onsite, YASKI terus menghadirkan berbagai program pelatihan dan pemberdayaan untuk membantu masyarakat bertumbuh dan berkarya.
Public speaking bukan hanya tentang kemampuan berbicara, tetapi juga dapat menjadi pintu menuju berbagai kesempatan, seperti:
- Pendidikan.
- Dunia kerja.
- Kepemimpinan.
- Pelayanan masyarakat.
- Kesempatan menginspirasi orang lain.
Ketika seseorang memiliki keberanian untuk menggunakan suaranya, pengalaman hidup yang dimiliki dapat menjadi berkat bagi banyak orang.
Mari Mendukung Program Pemberdayaan YASKI
Masih banyak individu dan kelompok masyarakat yang membutuhkan kesempatan untuk mengembangkan potensi yang Tuhan percayakan.
Melalui dukungan doa dan partisipasi Sahabat YASKI, semakin banyak pelatihan, pembinaan, dan program pemberdayaan dapat dilakukan untuk membantu masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Mari bersama Yayasan YASKI menghadirkan lebih banyak kesempatan agar setiap orang dapat bertumbuh, percaya diri, dan menggunakan talenta yang Tuhan berikan untuk membawa dampak bagi sesama.
Setiap suara memiliki nilai. Setiap talenta memiliki tujuan. Ketika diberikan kesempatan, setiap orang dapat menjadi berkat.
Ria-H iii/v/0726
