Dari Kepahitan: Hati Dipulihkan oleh Kasih Karunia

Dari Kepahitan: Hati Dipulihkan oleh Kasih Karunia

YASKI melakukan kunjungan ke rumah tahanan di Tangerang yang dikelilingi oleh tembok dan pagar tinggi sehingga memisahkan dari dunia luar. Pelayanan ini menjadi momen untuk memperlihatkan bagaimana firman Tuhan bisa terus bekerja, bahkan di tempat-tempat yang enggan didatangi oleh orang luar.

Melalui pujian, firman Tuhan, dan adanya sesi tanya jawab interaktif, para warga binaan di Rutan Jambe bisa mendengar sekaligus berdiskusi sehingga memahami bagaimana kasih karunia Yesus Kristus sanggup memulihkan hati dan membawa hidup yang baru.

Diskusi berkembang pada berbagai pergumulan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti kemarahan, kepahitan, kasih karunia, dan makna kelahiran baru. Banyak warga binaan dengan terbuka mengajukan pertanyaan dan membagikan pergumulan yang mereka alami, menunjukkan kerinduan untuk semakin mengenal kebenaran firman Tuhan.

Humas YASKI, Pak Kitting Lee, M.Th.

 

Humas YASKI, Pak Kitting Lee, M.Th., menyampaikan bahwa di awal diskusi, mengalami luka dalam hidup tidak selalu dapat dihindari. Namun, setiap orang bisa memilih apakah membiarkan luka itu berubah menjadi akar kepahitan atau mau pulih dengan membawanya kepada Kristus. Karena melalui Yesus yang sanggup menyembuhkan hati yang terluka. Dalam DIA, setiap orang yang percaya menerima hidup yang baru, sehingga tidak lagi dikuasai oleh masa lalu, melainkan hidup dalam pengharapan.

Warga binaan yang mengikuti kegiatan ini juga diajak memahami bahwa marah adalah emosi yang wajar, tetapi bagaimana respons yang keluar saat menghadapi kemarahan. Oleh sebab itu, orang percaya dipanggil supaya dapat menguasai kemarahan. Firman Tuhan mengajarkan agar “jangan sampai matahari terbenam sebelum padam amarahmu dan tidak memberi kesempatan kepada iblis” (Efesus 4:26 – 27). Melalui ayat ini dijelaskan bahwa kemarahan jangan berkembang menjadi dosa dan akar kepahitan.

Sebagai pribadi yang telah mengalami kelahiran baru, respons orang percaya seharusnya berbeda dengan dunia, memilih mengampuni, menyatakan Injil kasih karunia, dan hidup dalam pembaruan yang dikerjakan Roh Kudus.

Pelayanan di Rutan Jambe

Diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para warga binaan tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif bertanya dan berdialog mengenai bagaimana menerapkan firman Tuhan dalam kehidupan mereka. Melalui percakapan tersebut, mereka semakin memahami bahwa kasih karunia Allah menebus dosa adalah bukti kasihNya yang begitu besar, manusia yang tidak layak dan berdosa ini, boleh diselamatkan diberikan hidup yang baru di dalam Kristus.

Ketika seseorang memahami kasih karunia yang telah diberikan Yesus, pengampunan menggantikan kepahitan, damai menggantikan kemarahan, dan pengharapan baru mulai bertumbuh. Inilah yang terus menjadi kerinduan YASKI: menghadirkan firman Tuhan yang tidak hanya didengar, tetapi juga mengubah hidup, sehingga setiap orang di mana pun berada mengalami kasih Kristus yang memulihkan.

Anda juga dapat mendukung berbagai program Yayasan YASKI, baik melalui doa, menjadi relawan, maupun mengambil bagian sesuai dengan kerinduan yang Tuhan taruh di hati Anda. Ikuti media sosial YASKI untuk melihat berbagai kisah dampak dan pelayanan yang terus berlangsung.

 

Humas ii/i/0826