YASKI – Tangerang — Menyambut kemerdekaan Indonesia tidak hanya dapat dilakukan dengan upacara atau perayaan. Bagi YASKI, kemerdekaan juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi melalui talenta yang mereka miliki.
Semangat itulah yang kembali dihadirkan melalui Sing For Nation 2026, yang tahun ini memasuki tahun keempat. Mengusung tema “Show His Glory Through Your Voice”, YASKI bersama Heartline FM membuka ruang bagi remaja usia 13–19 tahun dari berbagai daerah di Indonesia untuk menyuarakan pujian melalui nyanyian.
Di tengah banyaknya ajang lomba bernyanyi yang lebih banyak mengangkat lagu-lagu sekuler, Sing For Nation hadir memberikan ruang khusus bagi lagu-lagu rohani. Bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi untuk menunjukkan bahwa talenta dan suara generasi muda juga dapat menjadi cara untuk dapat memberi kontribusi bagi bangsa.
Antusiasme terlihat dari ratusan peserta yang mengirimkan sampel penampilan. Setelah melalui proses seleksi, terpilih 18 grand finalis yang kemudian mendapatkan pembekalan melalui Masterclass Sing For Nation pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Para peserta mendapatkan pelatihan dari para profesional, yaitu Maya Uniputty untuk teknik vokal, Nation Sabrina untuk teknik perform, serta Sandy dan Wawan dari Impact Music yang membagikan wawasan mengenai industri musik.
Pembekalan ini menjadi bagian penting karena Sing For Nation tidak hanya mencari siapa yang terbaik dalam bernyanyi, tetapi juga mendorong peserta untuk mengenali potensi dan mempersiapkan diri menghadapi dunia musik secara lebih luas.
Dari Talenta Menjadi Kesaksian
Puncaknya berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Atrium Mall Alam Sutera, Tangerang, Banten.
Grand Final Sing For Nation 2026 diawali dengan School Performance Showcase dari Sekolah Surya Bangsa dan Ora Et Labora. Anak-anak dari jenjang TK hingga SMA turut tampil melalui berbagai pertunjukan, mulai dari alat musik, tari, hingga vokal grup.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran ASKI, maskot ASIK, yang menyapa pengunjung dan berfoto bersama anak-anak serta keluarga.
Dari 18 finalis, akhirnya terpilih para pemenang:
Juara 1: Elsye Loveita Sianipar — Medan
Juara 2: Grace Bintang Pandiangan — Jakarta Timur
Juara 3: Jocelyn Elena — Semarang
Favorite: Jane Gabriela Sutedja — Jakarta
Acara kemudian ditutup dengan penampilan Filosofi Teduh, yang membawakan lagu-lagu rohani dengan aransemen kreatif dan beat yang penuh sukacita. Peserta, panitia, dan pengunjung pun menikmati musik bersama dalam suasana perayaan.
Lebih dari Sebuah Kompetisi
Sing For Nation menunjukkan bahwa ketika ruang yang tepat diberikan, talenta anak muda dapat menjadi sesuatu yang lebih besar dari sekadar perlombaan.
Ada keberanian untuk tampil. Ada proses belajar. Ada kesempatan membangun jejaring. Dan yang terpenting, ada ruang bagi generasi muda untuk membawa pesan iman melalui talenta yang mereka miliki.

Ini salah satu cara YASKI menjalankan pelayanan melalui media dan kegiatan kreatif: menjangkau generasi muda, mengembangkan talenta, dan membuka ruang agar berita baik dapat hadir secara relevan di tengah masyarakat.
Mari dukung bersama pelayanan YASKI agar semakin banyak generasi muda memiliki ruang untuk bertumbuh, berkarya, dan menggunakan talenta mereka untuk membawa dampak bagi sesama dan bangsa. Karena melalui media dan kreativitas, akan ada lebih banyak hati yang tersentuh.
Leehumas i/ii/0926
